Sumbar Dorong Hilirisasi Sawit Lewat Diplomasi Ekspor dan Seminar Strategis

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri seminar bertema kebijakan luar negeri dan pembangunan nasional yang diselenggarakan secara hybrid oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumbar, Rabu (23/4/2025). (Foto: Ist)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri seminar bertema kebijakan luar negeri dan pembangunan nasional yang diselenggarakan secara hybrid oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumbar, Rabu (23/4/2025). (Foto: Ist)

“Tidak ada yang tidak mungkin jika semua pihak dapat bersinergi. Seminar ini menjadi jembatan menuju arah kebijakan yang lebih strategis,” ujarnya.

Freddy mencatat, devisa dari ekspor minyak sawit selama lima tahun terakhir berkisar antara USD 22 hingga 39,07 miliar.

Meski tren ekspor positif, produksi sawit nasional stagnan di angka 51,2 hingga 54,8 juta ton.

Oleh karena itu, ia mendorong Sumbar untuk mengambil peran dalam menjaga stabilitas pasokan sawit nasional.

“Potensi Sumbar tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memperkuat rantai pasok sawit nasional,” harapnya.

Dalam forum tersebut, Freddy juga menekankan pentingnya regulasi daerah yang mendukung kemudahan berusaha.

Menurutnya, informasi terkini dari Sumbar akan dipromosikan ke mitra luar negeri melalui perwakilan RI di berbagai negara.

“Kami harap pemerintah daerah menyiapkan sistem yang berpihak pada pelaku usaha. Dengan demikian, minat investasi dapat meningkat,” tutupnya.

Selain Gubernur Mahyeldi dan Freddy M. Panggabean, hadir pula sejumlah pembicara nasional, seperti Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti, Kakanwil DJPb Syukriah HG, Direktur Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika-Eropa Kemenlu, Ditua Agung Nurdianto, serta perwakilan akademisi dari Universitas Andalas. (***)

Editor : MS
Banner Komintau - MenteriBanner Nevi - HajiBanner Rahmat Hidayat - Hari BuruhBanner Rahmat Saleh - Pers
Bagikan

Berita Terkait
Terkini