Pesawat yang digunakan terdiri dari seri CEO dan NEO, dengan kapasitas 436 kursi kelas ekonomi.
Pesawat Airbus A330 tersebut sebelumnya telah digunakan dalam penerbangan haji ke Timur Tengah, Afrika, dan Asia Barat.
Keunggulan pesawat ini terletak pada ruang kabin yang lebih lapang, sehingga lebih nyaman bagi jemaah Indonesia.
"Pesawat ini dirancang untuk kenyamanan jemaah, mengingat ruang duduknya luas. Ini sesuai dengan kebutuhan jemaah kita yang mayoritas berusia lanjut dan membutuhkan kenyamanan ekstra selama penerbangan jarak jauh," jelas Rachmat.
Berdasarkan data resmi Kementerian Agama, sebanyak 6.294 jemaah akan berangkat dari Embarkasi Padang.
Dari jumlah tersebut, 4.613 jemaah berasal dari Sumatera Barat, 1.636 dari Bengkulu, dan 45 merupakan petugas haji.Semuanya akan terbagi dalam 15 kloter, dengan keberangkatan pertama melalui BIM pada 3 Mei.
Secara nasional, kuota jemaah haji Indonesia tahun ini mencapai 221.000 orang, terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. (***)
Editor : MS

