"Kita mengajukan 7,8 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang representatif. Ini akan menjadi pusat pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, dan bagian dari strategi konkret kami dalam menanggulangi kemiskinan, yang masih menjadi salah satu yang tertinggi di Sumatera Barat," ungkap Annisa.
Ia juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses administrasi dan teknis berjalan lancar, sehingga pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera dimulai dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Plt Sekretaris Daerah, Yefrinaldi, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Bupati Dharmasraya periode 2005–2010, Marlon Martua, yang juga memberikan dukungan terhadap rencana besar ini.
Dengan semangat kolaborasi pusat dan daerah, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi tonggak baru dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Dharmasraya, sekaligus menjadi model percontohan nasional dalam penanggulangan kemiskinan berbasis pendidikan. (***) Editor : MS