Padang, - Kabar gembira sekaligus tantangan bahwa Georpark Nasional Sianok-Maninjau diverivikasi badan PBB Unesco, perjuangan panjang melelahkan segera berujung Geopark itu, dari nasional berlabel internasional.
Geopark merupakan kawasan istimewa yang menyatukan potensi geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya dalam satu jalinan narasi yang utuh.
Kawasan ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan literasi geologis yang luar biasa, yang saling terhubung dan memberi makna terhadap kehidupan masyarakat sekitar.
Menurut Zuhrizul, General Manager Badan Pengelola Geopark Nasional Sianok–Maninjau, kawasan ini telah sangat memenuhi syarat untuk masuk dalam UNESCO Global Geopark (UGGp).
“Kita punya geoheritage kelas dunia, mulai dari patahan Semangko hingga sistem kaldera Danau Maninjau yang menyimpan jejak peradaban dan potensi edukatif,” ungkapnya, Rabu (18/6/2025).
Salah satu bukti kuatnya kata Zuhrizul adalah keberadaan Eviden of the Great Fault Sumatra atau Sesar Besar Sumatera. Sesar ini merupakan sesar geser dekstral sepanjang ±1.900 km yang terbentuk akibat zona subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Sesar tersebut memainkan peran penting dalam pembentukan morfologi Pulau Sumatera dan menjadi pemicu utama aktivitas gempa bumi di kawasan ini.Fadli, Ketua Badan Pengelola sekaligus dosen Geologi di Universitas Negeri Padang (UNP), menjelaskan bahwa narasi geologi kawasan harus dikembangkan secara ilmiah dan mudah dipahami.
“Salah satu tantangan utama kita adalah menyatukan cerita ilmiah dari setiap geosite agar bisa diakses masyarakat luas,” kata Fadli.
Kekayaan alam lainnya adalah Danau Maninjau, danau vulkanik yang terbentuk dari letusan dahsyat gunung api purba (diperkirakan Gunung Sitinjau). Letusan ini memuntahkan 220–250 km³ material piroklastik, membentuk kaldera raksasa yang kemudian terisi air dan menjadi danau. Tanah vulkanik di sekitarnya kini menjadi media subur bagi kehidupan hayati dan manusia.
Bodal, tim pakar geologi Geopark Nasional Sianok–Maninjau, menambahkan bahwa proses vulkanik yang membentuk Danau Maninjau tidak hanya menciptakan keindahan lanskap, tapi juga potensi penelitian geologi kelas dunia.
Editor : MS