Ombudsman RI Berduka atas Bencana Banjir Sumatera, Serukan Kepedulian & Pertobatan Nasional

Pimpinan Ombudsman RI, Dadan S Suharmawijaya, saat menyampaikan pernyataan duka dan seruan kepedulian nasional terkait bencana banjir bandang. (Foto: Ist)
Pimpinan Ombudsman RI, Dadan S Suharmawijaya, saat menyampaikan pernyataan duka dan seruan kepedulian nasional terkait bencana banjir bandang. (Foto: Ist)

Jakarta, - Pimpinan Ombudsman RI Pengampu sektor Agraria Tata Ruang sekaligus Pengampu Aceh dan Sumatera Utara, Dadan S Suharmawijaya menyampaikan duka mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Peristiwa yang menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan yang meluas di tiga provinsi sungguh menimbulkan penderitaan yang nyata. Harta benda, pemukiman, ternak, lahan kebun pertanian, pekarangan hingga infrastruktur porak poranda bahkan hilang tak tesisa.

Dadan menegaskan, musibah ini bukan hanya derita bagi masyarakat terdampak, tetapi juga duka bangsa Indonesia.

Menurut Dadan, setiap bencana selalu menjadi panggilan solidaritas, empati dan menggugah kepedulian antar sesame warga, yang di antaranya tampak pada viralnya di media sosial.

Namun ia mengingatkan bahwa empati tidak berhenti pada keprihatinan di media sosial, lebih dari itu harus diwujudkan dalam tindakan nyata membantu semampu kita dan sesuai kapasitasnya.

Sebaliknya gambaran media sosial juga jangan dianggap enteng, sungguh menyakitkan ketika seorang pejabat berwenang mengatakan bencana ini “Terlihat Mencekam di Medsos tetapi sudah membaik”, sebagai alasan bencana kali ini tidak menjadi bencana nasional.

Apalagi sebagai institusi pemerintah mungkin dengan kewenangannya bisa berbuat dan akan bertindak nyata.

Tetapi pejabatnya jangan pula bersikap seperti tidak berempati. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan psikososial karena dampak bencana tidak hanya kerugian materi, tetapi juga luka emosional yang dialami korban.

Mungkin BNPB punya kriteria Bencana Nasional, tetapi bagi Dadan banjir Sumatera ini adalah bencana nasional.

Dadan menyadari biasanya pemerintah menetapkan sebuah bencana nasional bila durasi bencana berlangsung lama, dengan jumlah korban jiwa tertentu dan kerugian tertentu.

Editor : Editor
Banner WIES 2025 -1Banner Nevi - Bencana
Bagikan

Berita Terkait
Terkini