Namun Dadan melihat bencana banjir Sumatera bukan bencana yang disebabkan faktor alam semata.
Tidak bisa dipungkiri penyebabnya sebagian karena ulah manusia. Kesalahan tata kelola lahan dan hutan turut memperparah bencana kali ini.
Karenanya Dadan menganggap ini adalah Bencana Nasional yang karenanya bisa dijadikan momentum perbaikan Tata Kelola Lahan dan Hutan di seluruh wilayah Indonesia.
Marilah kita semua bertobat secara nasional. Sudah tak terhitung bencana banjir yang memporakporandakan Indonesia setiap tahun di berbagai wilayah akibat kesalahan tata Kelola Lahan dan Hutan.
Dadan menyampaikan Ombudsman RI turut berduka sedalam-dalamnya.“Dalam bencana ini kita tidak boleh hanya berhenti pada kesedihan. Kepedulian harus diwujudkan dalam doa, bantuan, dan aksi nyata demi saudara-saudara kita di Sumatera. Ia berharap semangat kepedulian nasional tidak berhenti hanya pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut proses pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak selesai dilakukan. Kita juga harus berpikir dan bertindak nyata agar bencana seperti ini tak terulang lagi karena diperparah ulah manusia.” ujarnya dalam rilisnya.
“Mari berdoa, mari bantu sesama semampu kita. Derita mereka adalah derita kita bersama,” tutupnya. (***)
Editor : Editor