Kirim Petugas dan Alat Berat ke Malalo, Target PT BRM Bersihkan 63 Rumah dan Target Terdampak Galodo

Petugas PT BRM bersama TNI-Polri mengoperasikan alat berat untuk membersihkan material galodo di Jurong Padang Laweh, Malalo. (Foto: Ist)
Petugas PT BRM bersama TNI-Polri mengoperasikan alat berat untuk membersihkan material galodo di Jurong Padang Laweh, Malalo. (Foto: Ist)

Yang tersisa saat ini, hanya rumah-rumah warga yang dipenuhi dengan tanah bercampur kayu dan batu. Sebagian rumah warga bahkan sudah tidak ada lagi, karena terseret Galodo dan hanyut ke dalam Danau Singkarak. Beberapa batu dengan ukuran besar nyaris seukuran sebuah rumah, juga tampak bertebaran di mana-mana.

Empat hari setelah kejadian, kondisinya memang agak lumayan. Karena jalan utama yang sempat terputus, kini sudah bisa dilintasi. Hal itu setelah pemerintah menurunkan alat berat guna membersihkan badan jalan yang sudah terlanjut tertutup tanah.

Namun tidak demikian halnya dengan rumah-rumah warga yang masih tersisa dan selamat dari hantaman Galodo. Karena kebanyakan dalam kondisi mengkhawatirkan.

Tumpukan tanah bercampur batu dan kayu yang tingginya mencapai 1,5 meter, memenuhi seluruh rumah tanpa kecuali. Beberapa rumah yang berada tepat di tepian Danau Singkarak, seolah hanya menunggu waktu untuk roboh dan terjun bebas ke danau yamg berada di bawahnya.

"Kejadiannya begitu tiba-tiba, tepat saat masyarakat di sini hendak melaksanakan Salat Jumat," tutur Supriyatno, tetangga Yuharni.

Nasib Suprayitno bahkan lebih mengenaskan. Rumahnya yang berukuran 9 meter X 12 meter, bahkan sudah lenyap sama sekali. Yang ada sekarang hanya timbunan tanah beserta batu besar, yang datang dari bukit yang berjarak sekitar 5 kilometer dari kampung mereka.

Untungnya, meski kondisi jurong itu porak poranda, tidak satu pun warga yang menjadi korban dalam musibah itu.

"Sebenarnya, Galodo sudah terjadi pada hari Selasa (24/11/2025) sebelumnya. Karena kami sudah beberapa kali mengalami, warga langsung mengungsi. Sehingga ketika Galodo besar terjadi pada hari Jumat, tidak ada lagi warga yang berada di rumah," terang Juharni.

Hantam 3 Jurong

Data yang dihimpun dari lokasi kejadian, Galodo yang menimpa kawasan Malalo menghantam tiga jurong, yakni Padang Laweh, Guguak Malalo dan Muara Tambius.

Sedangkan kerusakan paling parah berada di Muara Tambius, yang lokasinya memang berada di tepi aliran anak sungai yang bermuara ke Danau Singkarak. Lokasinya sekitar 200 meter dari dua jurong lain.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini