Kirim Petugas dan Alat Berat ke Malalo, Target PT BRM Bersihkan 63 Rumah dan Target Terdampak Galodo

Petugas PT BRM bersama TNI-Polri mengoperasikan alat berat untuk membersihkan material galodo di Jurong Padang Laweh, Malalo. (Foto: Ist)
Petugas PT BRM bersama TNI-Polri mengoperasikan alat berat untuk membersihkan material galodo di Jurong Padang Laweh, Malalo. (Foto: Ist)

Di tempat ini, tidak banyak rumah warga yang tersisa. Karena posisinya yang berada di tepi sungai, kebanyakan materi yang terbawa serta dalam Galodo menghantam kawasan itu.

Namun demikian, kondisi di dua jurong lainnya juga tak begitu jauh berbeda. Hal ini disebabkan Galodo yang terjadi kali ini, memang berbeda.

Seperti dituturkan Suprayitno, Galodo yang menimpa jurong Padang Laweh dan Guguak Malalo berasal dari aliran air bercampur tanah, batu dan kayu, yang sama sekali baru.

Aliran baru ini muncul dari guguran bukit yang berjarak sekitar 5 kilometer dari tempat mereka. Sebelum menghantam kawasan pemukiman warga, Galodo terlebih dahulu melabrak dan meluluhlantakkan puluhan hektar lahan perkebunan milik masyarakat yang berada di bawahnya.

"Ada juga lahan sawah yang ikut tertimbun, tapi kami belum tahu berapa luasnya. Yang pasti cukup luas lah," tambah pria yang juga sumando di kampung itu.

Perbaikan Terus Berjalan

Dari pantauan lapangan, sepanjang Kamis (4/12/2025), proses perbaikan terus berjalan di tiga jurong tersebut. Petugas dari Kepolisian dan TNI serta relawan, terus bahu membahu membersihkan lahan yang terendam tanah bercampur batu.

Termasuk bantuan dari petugas dan alat berat serta pendukung lainnya dari PT Bukit Raya Mudisa (BRM) yang bergabung dengan tim TNI serta BPBD Tanah Datar.

Yuharni memang sangat berharap, proses perbaikan khususnya membersihkan rumah-rumah warga dari material akibat Galodo, berjalan dengan cepat. Karena sampai saat ini, mereka masih bertahan di tempat pengungsian.

"Rumah kami sudah tidak bisa dihuni lagi karena tanah dan batu sudah penuh semua. Ini yang paling kami butuhkan sekarang. Jadi kalau bisa kami sudah bisa kembali lagi ke rumah. Nanti perbaikan lain bisa menyusul," harapnya. (***)

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini