Padang, - PDAM Kota Padang menerima dukungan bantuan pasca bencana dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW), Balai Wilayah Sungai (BWS), serta unit teknis lainnya. Bantuan ini bertujuan mempercepat pemulihan layanan air bersih pasca banjir bandang dan longsor yang merusak infrastruktur vital, termasuk intake dan jaringan pipa distribusi.
Bantuan yang diterima meliputi:
• 1.600 meter pipa HDPE untuk pemulihan jaringan distribusi dan transmisi yang rusak
• Alat berat untuk membuka akses jalan dan mempercepat perbaikan intake
• Dukungan teknis dan intervensi BWS dalam stabilisasi dan rehabilitasi area intake
• Hidran Umum (HU) dan truk tangki air untuk menjamin distribusi air bersih selama periode pemulihanAnggota Komisi V DPR RI H. Zigo Rolanda, SE, MM, yang sejak awal aktif mengadvokasi pemulihan infrastruktur dasar di Sumatera Barat, mengapresiasi langkah cepat Kementerian PU dan seluruh mitra kerja.
“Air bersih adalah kebutuhan paling mendesak setelah bencana. Bantuan pipa HDPE, alat berat, dukungan BWS, hidran umum, dan truk tangki yang telah diturunkan sangat penting untuk mempercepat pemulihan layanan PDAM bagi masyarakat,” ujar Zigo Rolanda.
Ia menegaskan bahwa Komisi V DPR RI akan terus memastikan dukungan pemerintah pusat berjalan optimal, terutama untuk perbaikan intake dan jaringan air minum yang terdampak parah.
“Kerusakan yang terjadi sangat besar. Karena itu intervensi pemerintah pusat harus diperkuat agar pemulihan dapat berlangsung cepat dan menyeluruh,” tambahnya.
Editor : Editor