“Ini bencana lintas provinsi dan perlu penanganan satu komando dan dana puluhan triliun. Sebagai wakil daerah di pusat, saya sudah berteriak mengusulkan penetapan bencana nasional. Masyarakat dan pemerintah daerah tentu harus mendukung. Kita pahamlah kondisi fiskal daerah. Karena itu Pemda dan pemerintah tak perlu gengsi menetapkan peristiwa ini sebagai bencana nasional,” kata Irman.
Keduanya juga sepakat dengan estimasi nilai kerugian dan kebutuhan recovery yang dikemukakan sejumlah pengamat yang mencapai lebih dari Rp68 triliun untuk ketiga provinsi. “Untuk Sumbar saja, tidak mungkin diatasi hanya dengan Rp4 triliun saja,” kata Irman, yang diamini Mahyeldi.
Didukung LKAAM Sumbar
Sebelumnya, di tempat terpisah, Ketua LKAAM Sumatera Barat Prof. Fauzi Bahar juga menyatakan dukungan terhadap upaya Irman Gusman memperjuangkan status bencana nasional.Dukungan itu disampaikannya saat mendampingi Irman meninjau lokasi bencana di Ikur Koto, Koto Tangah, Kota Padang. (***)
Editor : Editor