Pemprov Sumbar Intensif Salurkan Logistik Tanggap Darurat ke Seluruh Daerah Terdampak Bencana

Petugas BPBD Sumatera Barat menyiapkan dan mendistribusikan logistik tanggap darurat ke berbagai kabupaten dan kota terdampak banjir, longsor, dan cuaca ekstrem di Sumbar. (Foto: Ist)
Petugas BPBD Sumatera Barat menyiapkan dan mendistribusikan logistik tanggap darurat ke berbagai kabupaten dan kota terdampak banjir, longsor, dan cuaca ekstrem di Sumbar. (Foto: Ist)

Padang,- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat proses pendistribusian logistik tanggap darurat ke berbagai kabupaten dan kota yang terdampak banjir, longsor, dan cuaca ekstrem sejak akhir November 2025.

Berbagai bantuan berupa bahan pangan, peralatan kebersihan, perlengkapan bayi, hingga perangkat komunikasi darurat didorong ke lapangan melalui BPBD, TNI/Polri, dan sejumlah lembaga terkait.

Aksi cepat ini dilakukan sebagai langkah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa darurat. Sejak 27 November hingga 6 Desember 2025, ribuan kilogram logistik telah dikirim menggunakan truk, minibus, dan kendaraan khusus ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan.

Bantuan tersebut tersebar ke Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Solok, dan daerah lainnya di Sumbar.

Di Kota Padang, distribusi bantuan mulai dilakukan pada 27 November 2025 dengan mengirimkan mie instan, gula, kopi, teh, air mineral, dan biskuit seberat 295 kilogram.

Bantuan tambahan berupa selimut BNPB hingga truk berisi beras, starlink, genset, tenda, dan LCR turut digerakkan oleh BPBD, Kodim 0312, serta sejumlah lembaga sosial.

Pada 30 November, DPR RI juga mengirimkan satu truk berisi mie instan, minyak goreng, matras, dan beras. Sementara IKAA Padang menambahkan 570 kilogram logistik berupa beras, mie instan, biskuit, dan air mineral, memperluas dukungan terhadap warga terdampak di berbagai kecamatan.

Distribusi bantuan kembali meningkat pada 2–3 Desember. BPBD Kota Padang mengirimkan 3,2 ton beras, minyak goreng, gula, dan mie instan, serta 500 kilogram bantuan tambahan mencakup telur, pakaian, makanan bayi, dan perlengkapan mandi.

Bantuan serupa juga disalurkan dari IKAA Koto Anau dan kelurahan, sehingga total pasokan logistik di Padang terus terjaga.

Selain Kota Padang, distribusi besar juga dilakukan untuk Tanah Datar. Pada 30 November, satu truk berisi 2,5 ton logistik dikirim mencakup starlink, genset, kasur lipat, makanan siap saji, minyak goreng, telur, sampai popok lansia.

Editor : Editor
Banner Sekjen PWI PusatBanner Rahmat Saleh - Milda Berdaya
Bagikan

Berita Terkait
Terkini