Pengiriman darurat ini menjadi penopang utama bagi warga yang rumahnya terdampak banjir bandang dan longsor.
Kota Pariaman turut menerima beberapa gelombang bantuan sejak 29 November. BPBD dan Kodim 0308 Padang Pariaman mengirimkan starlink, genset, tenda, hingga 1,2 ton bahan pokok seperti mie instan dan telur. Bantuan ini difokuskan ke wilayah pesisir yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
Di Kabupaten Pasaman Barat, distribusi logistik dilakukan sejak 3–6 Desember. Total bantuan yang dikirim mencakup beras, minyak goreng, mie instan, perlengkapan mandi, selimut, susu, teh, serta popok bayi dengan berat mencapai lebih dari 1 ton setiap pengiriman.
Upaya ini diperkokoh oleh tambahan logistik melalui BPSDM Sumbar dan pengiriman truk bantuan pada tanggal 5 dan 6 Desember.
Kabupaten Solok mendapatkan perhatian khusus mengingat tingginya dampak bencana di beberapa nagari. Sejak 28 November, BPBD Kota Solok, Kodim Solok, dan berbagai instansi telah mengirimkan lebih dari 2 ton logistik berupa air mineral, beras, terpal, selimut, matras, hingga paket kebersihan.
Distribusi berlanjut hingga 5 Desember, termasuk bantuan 1,4 ton beras, susu, mie instan, makanan siap saji, dan popok lansia.
Pesisir Selatan juga menjadi salah satu daerah prioritas. Bantuan pertama dikirim pada 29 November berupa starlink, genset, tenda, LCR, serta 1,2 ton beras dan mie instan. Pada 1–4 Desember, BPBD Pessel dan Korem 032 menyalurkan lebih dari 7 ton logistik berisi paket sembako, popok bayi, pakaian, kompor gas, hingga paket kebersihan. Bantuan tambahan kembali mengalir pada 6 Desember melalui Biro Adpim Provinsi Sumbar.Kabupaten Padang Pariaman menerima logistik dalam jumlah signifikan pada 29 November, terdiri dari starlink, genset, LCR, serta 2 ton bahan pokok. Pada 4 Desember, PT Angkasa Pura Indonesia mengirimkan tambahan 1,9 ton logistik, memperkuat suplai untuk warga yang terdampak banjir dan angin kencang.
Kabupaten Agam tercatat sebagai salah satu daerah dengan distribusi logistik terbanyak. Mulai 29 November hingga 6 Desember, berbagai bantuan mencakup beras, mie instan, minyak goreng, makanan kaleng, selimut, tenda, popok bayi, perlengkapan mandi, hingga LCR didistribusikan melalui truk dan pickup. Bantuan juga termasuk kantong jenazah untuk kebutuhan penanganan korban bencana.
Sementara itu, Kabupaten Pasaman menerima dua gelombang awal bantuan berupa starlink, genset, LCR, tenda, serta mie instan pada 29 November, disusul logistik berisi kasur lipat, minyak goreng, telur, gula, dan popok bayi pada 1 Desember.
Editor : Editor