Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menutup kegiatan donor darah dalam rangka HUT Partai Gerindra di GOR Haji Agus Salim, Minggu (15/2/2026). (Foto: Ist)
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menutup kegiatan donor darah dalam rangka HUT Partai Gerindra di GOR Haji Agus Salim, Minggu (15/2/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150 hingga 200 kantong darah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Ia menegaskan seluruh elemen masyarakat perlu berperan aktif menjaga ketersediaan stok darah agar selalu siap dalam kondisi darurat. Bahkan, ia mendorong agar persediaan darah dapat mencapai kondisi surplus sehingga Sumatera Barat mampu membantu daerah lain yang membutuhkan.

Evi Yandri mengajak instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga partai politik menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin.

“Kita harus memastikan stok darah selalu tersedia. Semua unsur perlu terlibat agar kebutuhan pasien terpenuhi,” kata Evi Yandri.

Evi Yandri yang juga Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar menyampaikan hal itu saat menutup kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT ke-13 Partai Gerindra di kawasan GOR Haji Agus Salim, Minggu (15/2). Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari dengan melibatkan masyarakat luas.

Advertisement
Banner IKA UNAND
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia mengatakan kader Gerindra melaksanakan donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membantu keselamatan jiwa pasien yang membutuhkan transfusi.

Evi Yandri juga menyebut arahan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar kader menghadirkan kegiatan nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Panitia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat lebih dari 2.618 orang mengikuti donor darah selama empat hari pelaksanaan. Jumlah tersebut dinilai sebagai salah satu kegiatan donor darah terbesar yang pernah digelar organisasi atau partai politik di Sumatera Barat.

Panitia juga mencatat sekitar 30 hingga 40 persen peserta merupakan pendonor baru. Banyak warga berusia di atas 50 tahun ikut mendaftar, meski petugas membatasi sebagian peserta karena alasan kesehatan.

Evi Yandri berharap kegiatan tersebut mendorong masyarakat rutin mendonorkan darah. Ia menargetkan Sumatera Barat mampu memenuhi kebutuhan darah secara mandiri sekaligus memiliki cadangan stok.

Editor : Editor
Banner HPN NeviBanner HPN NurnasBanner HPN RahmatBanner HPN JPS 1
Bagikan

Berita Terkait
Terkini