Padang, - Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan pimpinan DPRD Kota Padang untuk turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan di berbagai masjid dan musala di Kota Padang.
Kegiatan yang dimulai sejak 22 Februari 2026 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan jamaah. Selain itu, Safari Ramadan juga menjadi sarana menyampaikan program pembangunan daerah, menyerap aspirasi masyarakat, serta memperkuat kegiatan keagamaan di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Melalui agenda ini, pimpinan DPRD Padang juga menyalurkan bantuan hibah untuk masjid, surau, dan pondok tahfiz guna mendukung pembinaan generasi muda serta pengembangan fasilitas ibadah.
Muharlion Awali Safari Ramadan di Koto Tangah
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengawali kegiatan Safari Ramadan di Masjid Darussalam, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah.
Kehadirannya disambut hangat jamaah setelah pelaksanaan salat tarawih berjamaah.
Dalam sambutannya, Muharlion menegaskan bahwa Safari Ramadan memiliki makna strategis karena menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Safari Ramadan menjadi kesempatan bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar aspirasi warga, serta melihat perkembangan pembangunan di lingkungan kelurahan dan kecamatan,” ujarnya.Selain itu, Muharlion juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama potensi banjir dan longsor di Kota Padang.
Menurutnya, pemerintah daerah harus terus memperkuat infrastruktur penanggulangan bencana, termasuk sistem drainase yang lebih baik.
“Kita perlu memperkuat sistem drainase dan infrastruktur pengendalian banjir agar masyarakat lebih aman dari risiko bencana,” katanya.
Editor : Editor
