Mahyeldi juga mengingatkan bahwa Nagari Tanjung Labuah dan wilayah Sumpur Kudus memiliki nilai sejarah penting dalam perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Wilayah ini pernah menjadi basis pertahanan serta tempat persinggahan tokoh-tokoh perjuangan di bawah pimpinan Sjafruddin Prawiranegara.
“Kehadiran tokoh-tokoh PDRI di sini membuktikan bahwa wilayah ini pernah menjadi mata rantai vital dalam mempertahankan Republik Indonesia. Semangat perjuangan itu harus diwarisi oleh generasi muda kita hari ini,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur menyerahkan hibah Pemerintah Provinsi Sumbar sebesar Rp50 juta untuk pembangunan masjid, 40 mushaf Al-Qur’an, kain sarung, bantuan Rp3 juta dari Baznas Sumbar untuk dua petugas masjid, Rp10 juta dari Bank Nagari, serta berbagai bantuan lainnya termasuk beasiswa Baznas senilai Rp520 juta dan bantuan bagi fakir miskin.
Sementara itu Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk masyarakat Kabupaten Sijunjung.“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang selalu memperhatikan daerah kami, tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga dukungan anggaran dan gagasan melalui berbagai forum koordinasi,” ujarnya.
Editor : MS