Prestasi Gemilang YISP, MDTA Muta'allimin Sabet Akreditasi A dengan Nilai 93

Penyerahan sertifikat Akreditasi Unggul kepada MDTA Muta'allimin Yayasan Igasar Semen Padang sebagai bukti kualitas pendidikan berbasis karakter dan keislaman. (Foto: Ist)
Penyerahan sertifikat Akreditasi Unggul kepada MDTA Muta'allimin Yayasan Igasar Semen Padang sebagai bukti kualitas pendidikan berbasis karakter dan keislaman. (Foto: Ist)

Padang, - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Yayasan Igasar Semen Padang (YISP). Melalui unit pendidikan MDTA Muta’allimin, YISP sukses meraih Akreditasi Unggul (A) dengan nilai tinggi 93, meski usia lembaga belum genap satu tahun.

Capaian ini langsung mencuri perhatian, karena menjadi bukti nyata kualitas pendidikan berbasis keislaman yang dibangun secara serius, terstruktur, dan berorientasi masa depan.

Sejak awal berdiri, YISP konsisten mengedepankan keseimbangan antara akademik dan karakter. Selain itu, pembinaan siswa dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler aktif, terarah, dan didukung lingkungan pendidikan yang kuat.

Lebih lanjut, keberhasilan MDTA Muta’allimin bukan sekadar capaian administratif. Justru, ini menjadi indikator kuat bahwa sistem pembelajaran, kurikulum, serta kualitas tenaga pendidik telah melampaui standar nasional dalam waktu singkat.

Tak hanya itu, kesuksesan ini lahir dari kolaborasi solid seluruh elemen. Di bawah kepemimpinan Ary Gunawan dan Abdullah Thoib, setiap unsur bergerak dalam satu visi yang jelas. Sinergi tersebut diperkuat oleh dukungan penuh keluarga besar SD Semen Padang.

Kemudian, momentum penting ditandai dengan penyerahan sertifikat akreditasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi. Penilaian dengan skor 93 menjadi bukti konkret kualitas pendidikan yang dibangun secara konsisten.

Sementara itu, Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang berlandaskan komitmen kuat.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual. Sebaliknya, pembentukan karakter dan nilai spiritual menjadi prioritas utama.

“Akreditasi unggul ini adalah bukti ikhtiar bersama. Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berintegritas,” ujarnya.

Ke depan, MDTA Muta’allimin tidak hanya ditargetkan sebagai lembaga pendidikan formal. Lebih dari itu, institusi ini diharapkan menjadi pusat pembinaan generasi Qur’ani, termasuk mencetak hafiz Al-Qur’an yang mampu mengamalkan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini