Dishub Padang Ubah Arus Lalu Lintas Pasar Raya, Proyek Air Mancur Picu Pengalihan Jalan

Kawasan air mancur Pasar Raya Padang. (Foto: Ist)
Kawasan air mancur Pasar Raya Padang. (Foto: Ist)

Tidak hanya itu, pemasangan rambu lalu lintas baru juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Penambahan rambu dinilai mendesak untuk membantu pengendara memahami perubahan jalur serta mengurangi potensi konflik di jalan raya.

Setelah pembangunan kawasan Air Mancur selesai, Dishub kembali akan menerapkan sistem rekayasa lalu lintas baru yang disesuaikan dengan desain kawasan terbaru. Penataan itu diharapkan mampu menciptakan arus kendaraan yang lebih tertib, aman, dan modern.

“Setelah pembangunan selesai tentu akan ada rekayasa lalu lintas baru lagi, termasuk penataan jalur angkutan kota dan pemasangan rambu-rambu,” kata Yudi.

Sementara itu, keluhan terkait minimnya rambu lalu lintas di Pasar Raya sebelumnya juga disampaikan pendengar Halo RRI bernama Ajo. Ia menilai kondisi tersebut membuat banyak pengendara kebingungan, terutama pengunjung dari luar daerah.

Minimnya petunjuk jalan dan padatnya kendaraan sering memicu kemacetan hingga gesekan antar pengguna jalan. Karena itu, masyarakat berharap proyek penataan kawasan Air Mancur turut dibarengi dengan pembenahan sistem transportasi dan manajemen lalu lintas yang lebih efektif.

Pembangunan kawasan Air Mancur sendiri diproyeksikan menjadi salah satu pusat wajah baru Kota Padang. Selain mempercantik kawasan perdagangan, proyek itu juga diharapkan mendukung sektor pariwisata, ekonomi UMKM, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di pusat kota.

Dengan rekayasa lalu lintas baru, Pemerintah Kota Padang berharap aktivitas perdagangan tetap berjalan lancar meskipun proyek pembangunan berlangsung. Warga pun diimbau mematuhi pengaturan arus kendaraan dan memperhatikan rambu lalu lintas demi menghindari kemacetan selama proses pengerjaan kawasan Air Mancur berlangsung. (***)

Editor : Editor
Banner Infografis
Bagikan

Berita Terkait
Terkini