“Iya, awalnya saya pikir sangat membosankan, tapi lama-lama paradigma saya berubah 100 persen setelah mengikuti prosesnya. Saya akan merasa rugi jika tidak mengikuti workshop ini karena banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapat sebagai bekal untuk mengajar para siswa saya,”ujar Linda.Linda menyadari masih banyak kekurangannya dalam hal mengajar. Namun melalui pelatihan model pembelajaran abad 21, Linda memperoleh banyak metode atau cara-cara yang menarik dalam mengajar agar siswa tidak merasa bosan dikelas.
Selama ini diakuinya bahwa RPP yang dimiliki hanya sebagai bukti fisik dari hasilcopy-paste. “Tapi sekarang saya bisa belajar membuat RPP sendiri walaupun belum sempurna,”ujsrnya.Lanjutnya, ilmu yang didapatkan melalui workshop sangat memuaskan sehingga menginspirasinya untuk mengajar siswa dengan baik. Bahkan Linda merasa tak sabar lagi untuk berbagi ilmu atau menerapkan ilmu kepada anak didik.
Sementara, Yulia Facita, Guru SMPN 4 Sutera lainnya menuturkan banyak hal positif yang diterima yaitu ilmu-ilmu yang bias diterapkan untuk mengajar didepan kelas, ilmu untuk menghadapi anak dengan sabar, berpikir positif dengan mempelajari paradigma."Dan yang paling menarik sekali yaitu banyak sekali metode dan model pembelajaran yang bias membawa anak aktif didalam kelas serta permainan dan penyemangat yang sangat menginspirasi sekali,”katanya.
Para guru SMPN 4 Sutera yang telah dilatih tersebut diharapkan untuk segera menerapkan materi yang diperolehnya ke anak didik yang akan didampingi oleh tim PSF-SDO melalui kegiatan pelatihan implementasi pembelajaran dalam kelas atau Coaching Mentoring.Pada setiap kegiatan pelatihan pendampingan, model kolaborasi antar guru juga diperkuat melalui kegiatan Lesson Study dimana semua guru dalam rumpun masing-masing dapat melakukan perencanaan secara kolaboratif, pengembangan pembelajaran aktif serta refleksi untuk mendapat kansolusi-solusi masalah dalam kelas.Selanjutnya para guru yang telah mendapatkan pelatihan dan menerapkannya dikelas dapat mendiseminasikan materi dan praktik-praktik terbaik kepada guru-guru disekolah lain melalui kegiatan MGMP untuk memaksimalkan manfaat dari program. (niko/rel PSF)
Editor : Adrian Tuswandi, SH

