"Di situ sudah ada SOP penataan, baik itu dalam segi kebersihan, keamanan dan penataan zona-zonasi yang harus kita ikuti sesuai standar SNI," tambahnya.
Ke depannya, langkah promosi akan diperluas dengan menjalin kerja sama erat dengan pelaku dan dinas pariwisata daerah.
Hal ini sangat dimungkinkan karena secara lokasi, Pasar Tanah Kongsi menyatu dan merupakan bagian tak terpisahkan dari kawasan bersejarah Kota Tua Padang.
Penggabungan kunjungan wisata sejarah dengan wisata rasa diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan serta memperkenalkan kekayaan kuliner Padang ke lebih luas lagi."Kami menargetkan untuk ke depannya bagaimana potensi wisata kuliner yang ada di Pasar Tanah Kongsi bisa kita kerja samakan dengan pariwisata, salah satunya yakni kawasan Kota Tua yang merupakan kawasan yang tergabung di Pasar Tanah Kongsi," pungkas Masrizal Raba’is. (***)
Editor : Editor