Jakarta, - Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memaparkan arah baru transformasi BUMN yang lebih terkonsolidasi dan terintegrasi pasca hadirnya BP BUMN dan Danantara.
Dony Oskaria menyampaikan hal itu dalam Sarasehan Kebangsaan Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 pada Jumat (27/6/2026).
Dalam paparannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa transformasi BUMN menjadi fondasi penting kemandirian ekonomi Indonesia.
Ia menjelaskan perubahan fundamental dalam tata kelola BUMN.
"Tata kelola yang sebelumnya terfragmentasi kini ditransformasikan menjadi lebih terkonsolidasi, terintegrasi, dan berorientasi pada penciptaan nilai," ujar Dony Oskaria.
Dony Oskaria menyebut transformasi ini merupakan bagian strategi pemerintah memperkuat empat pilar pembangunan.Yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, pembangunan SDM unggul, dan kemandirian ekonomi.
Dony Oskaria menjelaskan bahwa melalui transformasi tersebut, BUMN diharapkan semakin mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.
Serta meningkatkan kontribusi kepada penerimaan negara dan memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Langkah transformasi ini sejalan dengan target perampingan BUMN.
Editor : Editor