Catatan Hitam Pendidikan Kota Padang: Ketika Sekolah Bukan lagi Tempat Safe Space Bagi Anak

Fakhrul Ramadhan Fatan,S.Pd, Pemerhati Pendidikan. (Foto: Ist)
Fakhrul Ramadhan Fatan,S.Pd, Pemerhati Pendidikan. (Foto: Ist)

Restorasi Peran Pendidik dan Orang Tua: Pendidikan karakter tidak bisa dibebankan 100% kepada guru BK. Kolaborasi aktif antara sekolah dan orang tua dalam memantau perubahan perilaku anak adalah kuncinya.

Pendidikan bukan sekadar soal meraup nilai ujian nasional yang tinggi atau memenangkan olimpiade.

Pendidikan adalah tentang kemanusiaan. Jika seorang anak merasa takut, terancam, dan terhina saat melangkahkan kaki ke sekolah, maka pada detik itu juga, sistem pendidikan kita telah gagal.

Mari kita hentikan retorika indah tentang "Kota Layak Anak" jika anak-anak di Padang masih harus menyembunyikan tangisnya di toilet sekolah karena di-bully teman sebayanya.

Kasus MAN 3 Padang dan SD 33 Rawang harus jadi peringatan terakhir: selamatkan anak-anak kita, atau kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang cacat empati. (***)

Editor : Editor
Banner InfografisBanner - GorBanner Rahmat Saleh - Gema
Bagikan

Berita Terkait
Terkini