Kapolri, Presiden, dan Netralitas Institusi Negara dalam Demokrasi Elektoral Indonesia

Irdam Imran, Mantan Birokrat Parlemen Senayan. (Foto: Ist)
Irdam Imran, Mantan Birokrat Parlemen Senayan. (Foto: Ist)

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan demokrasi bukan hanya siapa yang menang dalam pemilu, tetapi apakah setelah kemenangan itu negara tetap berjalan berdasarkan hukum dan konstitusi.

Kapolri yang kuat bukan Kapolri yang dekat dengan kekuasaan, tetapi Kapolri yang dipercaya oleh rakyat. (***)

Editor : Editor
PWI Sumbar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini