“Target kami 10 tim untuk KU Junior 18, ternyata yang mendaftar 13 tim. Dan itulah cikal bakal untuk melestarikan dayung tradisional itu dari anak-anak muda kita. Mudah-mudahan dari KU Junior 18 ini, dayung tradisional Kota Padang ini tetap berjalan, berkembang, dan bertahan untuk kita semua,” ujarnya penuh harapan.
Ia juga turut menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun kota tercinta serta mengajak persatuan warga menjaga nilai luhur daerah.
“Selamat Ulang Tahun Kota Padang yang ke-357. Mari bersama kita bangun Kota Padang, mari bersama kita melangkah untuk kemajuan Kota Padang. Ketika kita berada di Kota Padang atau berada di bumi Minangkabau, kita tetap memegang teguh namanya adat, budaya, serta agama,” tambahnya mengingatkan agar kemajuan pembangunan senantiasa berjalan selaras dengan jati diri dan nilai yang dijunjung masyarakat.
Kekuatan terselenggaranya acara dengan baik juga didukung oleh kerja sama yang semakin matang dan terjalin erat antar berbagai instansi pemerintah.
Para kepala dinas rutin meninjau langsung lokasi perlombaan, memantau jalannya pertandingan serta merespons kebutuhan dan hal yang perlu dilengkapi di lapangan sehingga gangguan dapat diantisipasi lebih awal, keamanan terjamin dan kenyamanan peserta serta penonton terpenuhi dengan baik.
Kegiatan Selaju Sampan Tradisional belum usai dan masih akan berlanjut pada tanggal 8 hingga 9 Agustus mendatang.
Mega Nanda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meluangkan waktu hadir, menyaksikan dan turut meramaikan suasana dengan semangat kebersamaan sesuai ungkapan khas daerah: “tamba ka ujuang tamba ramai, tamba ka ujuang tamba sangik”.Kehadiran dan dukungan warga menjadi penyemangat peserta sekaligus menjadikan momen ini pertemuan hangat yang mempererat persaudaraan antarwarga.
Perlombaan sampan bukan sekadar ajang kecepatan dan persaingan, melainkan simbol kerja sama dan kekompakan, semangat pantang menyerah serta penghormatan terhadap kekayaan budaya leluhur.
Di tengah perkembangan zaman yang terus bergerak maju, upaya menjaga dan menghidupkan kembali tradisi seperti ini menjadi penting agar tidak terlupakan, dapat dikembangkan menjadi daya tarik khas daerah sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air dan kebanggaan asal daerah sejak usia muda.
Editor : Editor