Kodam XX/TIB Tanam 1.500 Rumpun Bambu dan Pohon Produktif di Bukit Silasih Baloen

Tampak TNI, pemkab, tokoh adat, ninik mamak, dan warga bersama-sama menanam bibit di kawasan rawan bencana sebagai wujud kepedulian bersama pelestarian alam. (Foto: Ist)
Tampak TNI, pemkab, tokoh adat, ninik mamak, dan warga bersama-sama menanam bibit di kawasan rawan bencana sebagai wujud kepedulian bersama pelestarian alam. (Foto: Ist)

Solok Selatan, - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB), digelar kegiatan penanaman 1.500 rumpun bambu dan pohon produktif di kawasan Bukit Silasih Baloen, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kawasan yang rawan terhadap bencana alam.

Dalam sambutan Pangdam XX/TIB yang diwakili Kodim 0309/Solok, Letkol Inf. Sugeng Riyadi menyampaikan permohonan maaf karena Pangdam XX/TIB tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut lantaran sedang menjalankan keperluan lain di Jakarta.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena Pangdam tidak bisa hadir. Namun, kami merasa bangga dan terharu melihat antusiasme Forkopimda Solok Selatan, ninik mamak dan dubalang serta seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini,” ujar Letkol Inf. Sugeng Riyadi di lokasi penghijauan Bukit Silasih Baloen.

Menurutnya, kegiatan penghijauan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kerusakan alam.

“Semoga penghijauan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Solok Selatan yang diwakili Staf Ahli, Ir. H. Novirman, mengatakan kegiatan penghijauan sangat penting dilakukan melihat kondisi geografis Solok Selatan yang memiliki sejumlah kawasan rawan bencana.

Terlebih di wilayah Kecamatan KPGD sejumlah kawasan cukup rentan terhadap bencana seperti erosi, longsor dan banjir.

“Melihat situasi Kabupaten Solok Selatan, memang perlu sekali dilakukan penghijauan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dari semua pihak,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, lanjut Novirman, memberikan apresiasi atas kegiatan yang diprakarsai jajaran TNI tersebut dan berharap sinergi dalam menjaga lingkungan dapat terus berlanjut.

Editor : Editor
PWI Sumbar 2PWI SumbarHJK Padang 357 - JPSHJK Padang 357 - JPS 2HJK Padang 357 - FWP DPRD SumbarHJK Padang 357 - KI Sumbar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini