Di antaranya gulai cincang, gulai ikan salai, gulai telur, sampadeh patin hingga nila goreng.
Penambahan menu dilakukan untuk memenuhi selera pelanggan sekaligus membuat pilihan makanan semakin beragam.
“Menu terus kami kembangkan. Kami melihat apa yang dibutuhkan dan disukai pelanggan. Jadi bukan hanya goreng baluik, sekarang sudah ada berbagai menu lainnya,” katanya.
Enam Bulan Diterpa Penurunan Omzet
Di balik perkembangan tersebut, perjalanan Rumah Makan Goreng Baluik Payakumbuh ternyata sempat menghadapi masa sulit.Pada awal berdiri, usaha berjalan cukup baik. Omzet yang diperoleh bahkan terbilang besar untuk sebuah rumah makan yang baru memulai usaha.
Namun, memasuki bulan keenam, kondisi berubah.
Omzet mengalami penurunan cukup jauh dan situasi tersebut berlangsung sekitar enam bulan.
Editor : MS