Tanah Datar, - Menyambut Hari Santri Nasional dan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Tanah Datar akan menggelar Pelatihan Menulis dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Alharbi Pabalutan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (17/10/2026) mendatang.
Ketua PJKIP Tanah Datar, Rezki Aryendi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PJKIP dalam meningkatkan kemampuan literasi dan kepemimpinan generasi muda, khususnya para santri.
“Momentum Hari Santri dan Sumpah Pemuda harus kita isi dengan kegiatan positif dan edukatif. Santri dan generasi muda harus memiliki kemampuan menulis, berpikir kritis serta memiliki jiwa kepemimpinan,” ujar Rezki Aryendi.
Menurutnya, kemampuan menulis saat ini menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Generasi muda tidak hanya dituntut mampu menerima informasi, tetapi juga harus mampu mengolah dan menyampaikan informasi secara benar, berimbang dan bertanggung jawab.
“Jangan sampai generasi muda hanya menjadi konsumen informasi. Kita ingin mereka mampu menjadi produsen informasi yang positif, mencerdaskan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.Sementara melalui LDK, PJKIP Tanah Datar ingin membangun karakter kepemimpinan sejak dini. Para peserta diharapkan mampu memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian mengambil keputusan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Rezki menegaskan, santri merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa, sementara semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya persatuan dan kontribusi terhadap daerah serta negara.
“Kita berharap dari kegiatan ini lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan berkomunikasi, mampu menulis dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” pungkasnya.
PJKIP Tanah Datar berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat budaya literasi dan kepemimpinan di kalangan santri serta generasi muda di Kabupaten Tanah Datar. (***)
Editor : Editor