Gubernur Mahyeldi: Pendidikan Haras Tumbuhkan Potensi dan Kemandirian Peserta Didik

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menjadi narasumber Seminar Nasional peringatan 100 Tahun INS Kayutanam. (Foto: Ist)
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menjadi narasumber Seminar Nasional peringatan 100 Tahun INS Kayutanam. (Foto: Ist)

Hal ini dapat dilakukan antara lain melalui penguatan hubungan ranah dan rantau, serta mengenalkan kembali tokoh-tokoh Minangkabau yang kiprahnya telah diakui hingga tingkat internasional.

"Momentum satu abad INS Kayutanam ini menjadi pengingat bagi kita semua, untuk memperkuat sektor pendidikan di Sumbar," ajaknya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan INS Kayutanam, Fasli Jalal, menyampaikan bahwa Engku Mohammad Sjafei dan Ki Hajar Dewantara adalah dua tokoh pendidikan nasional yang memiliki semangat serupa: memerdekakan bangsa melalui pendidikan.

Keduanya menempatkan pendidikan sebagai sarana utama membangun manusia yang mandiri, berkarakter, dan berdaya saing.

Fasli menjelaskan, pemikiran pendidikan Engku Mohammad Sjafei secara khusus menitikberatkan pada pengembangan kemandirian, penggalian potensi tiap individu, serta pendidikan yang berakar pada kebudayaan sendiri.

Nilai-nilai inilah yang harus terus dihayati, diterapkan, dan dikembangkan agar INS Kayutanam serta dunia pendidikan Sumatera Barat secara keseluruhan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi kemajuan bangsa dan peradaban. (***)

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini