Menurut Dony, warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel kini mendapatkan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih layak.
Sebagian besar dari mereka bekerja sebagai pemulung dan selama ini menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Namun, baginya, hunian yang layak harus berjalan beriringan dengan pendidikan yang baik.
“Kalau kita tinggal di tempat yang sudah enak, sekolahnya juga harus bagus supaya masa depannya baik,” ujarnya.
Dony menegaskan, tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kondisi tempat tinggal.
“Yang penting, anak-anak harus sekolah. Jangan sampai anak-anaknya tidak sekolah. Kita bantu masukin Sekolah Rakyat,” katanya.Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat memberikan fasilitas pendidikan sekaligus kebutuhan dasar bagi para peserta didik, mulai dari makan, tempat tinggal, hingga pendidikan yang seluruhnya telah disiapkan.
“Sekolah itu bisa mengubah masa depan. Jadi, anak-anak harus sekolah. Kalau di Sekolah Rakyat, mereka sudah dapat makan, tempat tidur, pendidikan, semuanya sudah diurusin,” tutur Dony.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah berupaya membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Bisa, semua bisa. Nanti kita urus supaya anak-anak sekolah. Tujuan Bapak Presiden kan semua rakyat Indonesia harus mampu mengakses pendidikan, apa pun levelnya,” tambahnya.
Editor : Editor