Pentingnya Nama Ilmiah dalam Wisata Edukasi dan Ekowisata

(foto: dok)
(foto: dok)

Pengetahuan yang didapat, sedikit banyaknya akan dapat menimbulkan kesadaran pengunjung terhadap keberadaan jenis-jenis organisme tersebut dan tentunya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk ikut serta dalam melestarikannya. Sembari menunggu terbukanya kembali lalu lintas wisatawan mancanegara, melakukan kegiatan identifikasi dan penamaan jenis-jenis hayati yang ada di berbagai lokasi wisata edukasi dan ekowisata Sumbar dapat menjadi salah satu bentuk kegiatan persiapan tersebut.

Pengelola lokasi wisata dapat merangkul peneliti dan dosen dari perguruan tinggi yang ada di Sumatera Barat untuk membantu dalam kegiatan tersebut, karena mereka memiliki pengetahuan dan kemampuan terkait dengan identifikasi tersebut. Selain kemampuan pengenalan yang bersifat ilmiah tersebut, dosen dan peneliti di kampus memiliki skema dana pengabdian masyarakat yang dapat digunakan untuk pembiayaan kegiatan, sehingga pengelola kawasan bisa jadi tidak terbebani dalam melakukan kegiatan identifikasi organisme penting yang ada di kawasan wisata alamnya tersebut.

Persiapan ini mudah-mudahan tidak sia-sia. Ribuan sampai jutaan warga Eropa dan Amerika yang biasanya melancong setiap tahun ke wilayah Asia Tenggara sekarang ibaratnya sedang tertahan ‘hasrat’ berwisatanya akibat pandemik.

Mereka justru adalah yang paling melek dengan nama-nama ilmiah ini mengingat kemajuan pendidikan dan pengetahuan di negara-negara tersebut.

Menghadirkan kawasan wisata alam yang bukan hanya sekedar tempat berkunjung semata, tetapi juga dapat menambah ilmu pengetahuan bagi wisatawan (terutama dari mancanegara) sangat berpeluang untuk meningkatkan kunjungan dan tentunya pemasukan ekonomi bagi kawasan yang bersangkutan.(analisa)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Ultah Golkar 20
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini