Inilah Alasan Vaksin Corona Belum Disebarkan

oleh -166 views
Webinar KPC-PEN, Imunisasi Dewasa Tingkatkan Imun Tubuh, Selasa ( 24/11/20) (doc)

Padang– Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam upaya mempercepat berakhirnya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Termasuk mempersiapkan vaksin Covid-19, selain penerapan protokol kesehatan yang sudah disosialisasikan ke masyarakat secara luas.

“Vaksin ini salah satu kandidat yang disiapkan pemerintah guna mempercepat berakhirnya pandemi Covid-19 ini selain upaya-upaya lainnya yang terus dilakukan pemerintah,” ujar dr. Raveinal Masri, SpPD, Anggota Komda KIPI Sumbar dalam webinar yang digelar Komisi Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumbar. Diskusi bertajuk “Imunisasi Dewasa Tingkatkan Imun Tubuh” digelar , Selasa (24/11/2020).
Diakui dr Raveinal, sejauh ini memang belum bisa dipastikan kapan vaksin ini akan disebarkan ke masyarakat karena saat ini uji vaksin masih sedang berjalan. Namun dari hasil penelitian yang dilakukan, tingkat keamanannya bisa dipertanggungjawabkan karena sekitar 95 persen aman.
“Memang perlu kesabaran kapan vaksin ini akan diterapkan. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksin. Memang manfaatnya tidak bisa dirasakan langsung, tapi vaksin ini untuk mencegah agar kita tidak terpapar virus corona,. Efek sampingnya juga ringan. Kenapa lama, karena pemerintah mengutamakan keamanannya,” terang Raveinal.
Terkait dengan beredarkan berbagai informasi yang beredar di masyarakat yang mendiskreditkan keberadaan vaksin ini, Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Jasman Rizal meminta pada masyarakat tidak mempercayai begitu saja berbagai informasi yang beredar di media sosial dan grup grup sosial.
“Jangan terima begitu saja informasi yang beredar di media sosial, karena sulit dipertanggungjawabkan. Cari dulu kebenarannya sebelum dipercayai,” jelas Jasman.
Meski begitu, lanjut Jasman yang juga Pj Bupati Solok Selatan, pihaknya selaku Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, tak akan pernah bosan meninformasikan dan memberi pencerahan pada masyarakat melalui media-media resmi yakni media cetak, elektronik dan media online terkait berbagai kebijakan pemerintah, khususnya dalam upaya mempercepat berakhirnya pandemi Covid-19 ini.
“Banyak sekali hoax yang beredar di masyarakat yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab namun memengaruhi pikiran masyarakat. Tapi kita juga tak pernah bosan menyampaikan informasi yang benar. Tinggal lagi, bagaimana masyarakat menyaring informasi itu, apalagi bila mensharingnya. Cek dulu kebenarannya,” tegas Jasman.
Terakhir, dr Raveinal meminta masyarakat untuk taat dan tertib melaksanakan protokol kesehatan, sambil menunggu dimulainya penerapan vaksin Covid-19. karena, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir akan lebih efektif menghentikan penyebaran virus covid-19.
“Di Wuhan sendiri, tanpa vaksin mereka berhasil menghentikan penyebaran virus Covid-19 tapi memang melakukan protokol kesehatan dengan ketat. Inilah yang perlu dilakukan masyarakat. Jangan lengah dan anggap remeh Covid-19 ini karena memang nyata adanya,” pungkas dr Raveinal.. (ms/ald)