BAGI sebagian remaja Indonesia, salah satunya bagi Yunitha yaitu salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi di Universitas Gunadarma di Jakarta, musik merupakan hal yang sangat umum untuk diperbincangkan.Ada yang menyukai musik Rock atau Hip Hop dan masih banyak lagi. Tidak luput dengan musik yang bergenre RnB yang berasal dari Amerika dapat mencuri perhatian dirinya.
Ia telah menjadi penggemar berat musik yang beralun tenang, lirik menyentuh, dan tak jarang mampu serupa dengan keadaan yang tengah ia rasakan untuk seluruh kalangan, baik tua maupun muda.Musik dengan genre RnB atau Rhythm and Blues merupakan musik yang mencakup unsur Blues, Jazz, Pop, dan juga Soul.
Saat ini para remaja Indonesia salah satunya adalah diri saya sendiri gemar memilih mendengarkan penyanyi RnB Amerika yang baru seperti Mac Ayres, SZA, H.E.R, Bruno Major, Bruno Mars, Sabrina Carpenter, NIKI, thuy, Flo dan masih banyak lagi.Menurut Yunitha, pemusik yang berasal dari Afrika-Amerika adalah penyanyi yang pertama kali menyanyikan genre RnB ini. Mereka menyanyikan lagu RnB untuk menggambarkan perasaan mereka sebagai orang-orang yang dianggap berbeda.
Pada masa awal berdirinya genre tersebut, para pemusik akan menghadirkan lagu yang lembut serta syarat akan makna.Mereka seolah-olah menceritakan lubuk hati mereka dengan sebuah melodi. Lambat laun lagu yang mereka nyanyikan berubah menjadi penghantar cerita perasaan seseorang yang mendalam tidak dikarenakan rasisme, tetapi jalan cerita sebuah hubungan romansa atau patah hati. Oleh karena itu, banyak sekali orang-orang yang menjadi penggemar musik dengan genre RnB hingga sekarang.
Dewasa ini, remaja Indonesia banyak yang menyukai perkembangan lagu di generasi mereka. Seperti yang diutarakan oleh Hanny yaitu salah satu mahasiswi Sastra Inggris di Universitas Andalas di Padang, lagu RnB dapat membuat hati tenang, sangat mudah didengar atau sering disebut dengan easy listening, dan kebanyakan lagu RnB memiliki lirik yang mendalam dengan bahasa yang bagi sebagian pendengar mudah untuk dipahami.“Beberapanya sering aku dengan in daily life. Dulu, Mamaku juga suka RnB dan musik Jazz. Menurutku RnB dan Jazz hampir mirip dan sama-sama memberi rasa calming,” tutur Hanny. Hal ini juga yang mampu membuat para remaja tertarik mendengar lagu RnB hingga sekarang.
Musik dengan genre RnB juga dapat mendatangkan perasaan yang tenang dan lagu-lagu tersebut cocok menjadi teman membuat tugas. Alunan lagu yang lembut dan juga menyentuh hati menjadi alasan lain RnB dipilih sebagai salah satu genre favorit.Seperti yang disampaikan Hanny, ia berpendapat bahwa lagu RnB dapat membangkitkan suasana hatinya.“Karena aku suka RnB dan aku mendengarkan lagu yang aku suka, aku merasa lagu ini membangkitkan mood. Lagunya juga cocok jadi teman nugas yang asik.”Hanny berpendapat bahwasanya lagu RnB memiliki dampak positif untuknya. Mendengarkan lagu yang kita suka akan membuat suasana hati kita membaik, tergantung dari lagu yang didengar.
Tidak hanya itu, kebanyakan musik RnB mampu memengaruhi emosional kebanyakan remaja Indonesia.Seperti yang dikatakan oleh Hanny, ia mengenal musik RnB dari sang Ibu yang sama-sama menyukai lagu dengan genre tersebut dan juga Jazz.
Dirinya mengaku menjadi pendengar setia dari Bruno Major dan lagu yang paling ia sukai salah satunya adalah ‘Nothing’ dalam album ‘To Let A Good Thing Die’ milik Bruno Major yang dirilis pada tahun 2020 kemarin. Hanny mengaku menyukai lagu tersebut dikarenakan liriknya yang indah dan juga lagunya yang membuatnya senang apabila Hanny mendengarnya.Lagu ini memiliki makna melakukan hal yang sederhana dengan pasangan saja mampu membuat kita merasa bahagia.
Lain hal dengan Syifa, yaitu seorang siswi suatu SMA di Bekasi memberi informasi bahwa ia mengetahui lagu RnB Amerika dari teman-temannya.“Saya mengetahui genre RnB di Amerika melalui beberapa teman saya yang menyukainya sehingga membuat saya penasaran dan ingin mengetahui apa dan bagaimana genre musik RnB Amerika itu,” ucapnya.
Editor : Adrian Tuswandi, SH