Ke depan, tantangan utama adalah menjaga konsistensi dan kredibilitas kebijakan tersebut. Diplomasi yang aktif harus diimbangi dengan penguatan fundamental ekonomi di dalam negeri, termasuk reformasi struktural, peningkatan daya saing industri, dan pengelolaan fiskal yang prudent. Tanpa fondasi ekonomi yang kuat, keuntungan geopolitik tidak akan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dengan demikian, geopolitik Prabowo tidak hanya berkaitan dengan peran Indonesia di panggung internasional, tetapi juga menyentuh inti kedaulatan nasional dalam arti yang lebih luas. Di tengah dunia yang semakin terpolarisasi dan penuh ketidakpastian, upaya untuk memperkuat posisi tawar global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi menjadi bagian dari strategi jangka panjang Indonesia untuk tetap berdiri sebagai negara yang mandiri dan berdaulat. (***)Geopolitik Prabowo dan Taruhan Kedaulatan Nasional
Opini lainnya
Adrian Tuswandi
Debut Bersejarah Tanjung Verde di Tengah Dominasi Spanyol
Debut Bersejarah Tanjung Verde di Tengah Dominasi Spanyol
Two Efly
Abu Janda, Mulutmu Itu
Abu Janda, Mulutmu Itu
Ilham Aldelano Azre
PETI dan Krisis Tata Kelola Tambang di Sumatera Barat
PETI dan Krisis Tata Kelola Tambang di Sumatera Barat

