Musda MUI Sumbar Dinilai Tak Becus, NU dan Perti Cabut Padang

Musda XI MUI Sumbar di Auditorium Pemprov Sumbar, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Ist)
Musda XI MUI Sumbar di Auditorium Pemprov Sumbar, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Sebelum pukul 00.00, Sabtu (11/7/2026), Perti, ormas Islam tua di Ranah Minang, bersama NU walkout dari Musda MUI Sumbar yang dinilai berlangsung tak becus.

Didapat kabar, terjadi pemaksaan penempatan nama-nama pengurus oleh sejumlah pihak.

Ketua NU Sumbar, Prof. Ganefri, semalam menyebutkan, NU dan Perti sepertinya berusaha disingkirkan. Sosok calon ketua MUI Sumbar pun menurutnya nyaris tidak dikenal.

Kedua petinggi ormas Islam ini menerima penjelasan detail dari pemegang mandat. NU dari KH. Dr. Tan Gusli, M.Si dan Perti dari Muhammad Arif, SHI.

“Saya bersama Ketua Perti, Buya Afrizal Motwa, sekarang,” kata dia. Sikap meninggalkan ruangan sidang diambil karena suasana sudah tidak bagus.

Menurut Afrizal, Musda dikuasai Muhammadiyah dan abaikan ormas Islam lainnya.

Formatur sudah mengatur sesuai seleranya. Bahkan panitia juga sejak awal sudah menyetel siapa yang mesti hadir. Utusan perguruan tinggi Islam dipilih yang sesuai selera saja.

Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumbar Tahun 2026 dibuka Gubernur Mahyeldi, Sabtu (11/7/2026).

Musda yang mengusung tema 'Meneguhkan Khidmat Ulama untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Umat' berlangsung selama dua hari, 11-12 Juli 2026 di Auditorium Pemprov Sumbar.

Buntut dari kekisruhan itu, kedua ormas Islam tersebut melayangkan surat keberatan resmi kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat MUI di Jakarta, Minggu (12/7).

Editor : Editor
Banner InfografisBanner - GorBanner Pernikahan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini