Danantara: Harapan di Tengah Badai

Foto Rio Eka Putra

Solusinya, Danantara perlu dirancang “langsing” dan transparan, menggandeng kantor jasa penilai dan akuntan publik independen, serta menyusun target yang jelas bagi masing-masing BUMN.

Dengan begitu, publik bisa menilai mana BUMN yang benar-benar menguntungkan negara, mana yang masih perlu dibenahi.

Jika Danantara sukses, efeknya akan luar biasa. APBN bisa lebih lega karena BUMN tak lagi menengadahkan tangan setiap kali butuh modal. Penerimaan negara, baik dari pajak, dividen, maupun PNBP, bisa melonjak.

Pada akhirnya, rakyat yang diuntungkan karena BUMN berlomba-lomba memberi pelayanan serta produk terbaik. Meski badai belum sepenuhnya reda IHSG masih naik-turun dan nilai Rupiah belum stabil bukan berarti peluang untuk bangkit tertutup.

Selama Danantara menjaga kepercayaan publik, memperkuat integritas, dan mengusung efisiensi, lembaga ini dapat tumbuh kokoh seperti pohon beringin yang berakar kuat di bumi Nusantara.

Jika benar-benar berhasil, Danantara tak sekadar menambal persoalan jangka pendek, tapi juga meletakkan fondasi ekonomi baru yang lebih solid bagi Indonesia.

Seperti matahari yang selalu setia terbit di ufuk timur, kita berharap Danantara jadi secercah terang yang membawa perubahan positif bagi Ibu Pertiwi. Semoga. (***)

Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Opini lainnya
Terkini