Padang Panjang MoU dengan STPD, Siapkan Aparatur Transportasi Handal

53
Wako Padang Panjang MoU dengan Sekolah Tinggi Perhubungan Darat Kemeterian Perhubungan, Kamis 7/12. (foto: humas pdgpjg)

Bekasi,—Untuk pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang handal dalam pengelolaan transportasi, Pemerintah Kota Padang Panjang melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Perhubungan Darat, (STPD) Kementerian Perhubungan.

Dalam perjanjiannya, pihak STPD selaku lembaga pendidikan, berkewajiban dan bertanggung jawab memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten di bidang tranportasi di wilayah Kota Padang Panjang.

Rekrutmen tenaga yang akan dididik di STPD, tidak hanya dari kalangan ASN Pemko, namun juga direkrut dari tamatan SLTA Padang Panjang yang lulus tes dan memenuhi persyaratan.

“Ya kita sudah tanda tangani MoU-nya hari ini,” ujar Walikota Padang Panjang, H. Hendri Arnis, BSBA, Selasa (5/12) kemaren.

Perjanjian kerjasama antara Pemko Padang Panjang dengan STPD, masing-masing ditandatangani Walikota H. Hendri Arnis BSBA dan Ketua STPD, Suharto, Selasa (5/12) di kampus STPD, Bekasi.

“Kita berharap dengan adanya MoU ini, Padang Panjang akan segera memiliki tenaga aparatur yang berkompeten dan profesional dalam pengelolaan tranportasi,” kata Wako Hendri Arnis.

Memang, ketersediaan tenaga pengelolaan transportasi darat yang handal dan profesional, sudah sangat di butuhkan Kota Padang Panjang.

Posisi geografisnya yang ditengah, telah menjadikan Kota mungil Padang Panjang sebagai sentral lalulintas menghubungkan sejumlah daerah dari dan ke wilayah utara dan Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Kondisi ini mengakibatkan volume kendaraan semakin hari kian padat di kawasan itu. Sementara, kecilnya luas daerah, membuat ruas jalan dalam wilayah kota Padang Panjang tidak siap menampung bertambahanya jumlah kendaraan yang terus naik signifikan setiap tahunnya.

“Tidak ada jalan lain, kita mesti siapkan tenaga apartur yang kompeten untuk memenej tatakelola lalulintas kendaraan di Kota Padang Panjang. Saya tidak ingin warga saya harus menanggung akibat, karena kemacetan yang terjadi tiap hari, lantaran terus bertambahnya jumlah kendaraan yang melintasi Kota Padang Panjang,” ujar Hendri Arnis.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pemko Padang Panjang, I Putu Venda menjelaskan, peserta didik di STPD nantinya akan dibiayai dari APBD kota Padang Panjang. Sedangkan tamatan SLTA Padang Panjang, yang masuk dari jalur perseorangan/umum, bila sudah berstatus ASN dalam menjalani pendidikan di STPD, nantinya juga akan meperoleh subsidi biaya dari APBD Pemko Padang Panjang.

Dijelaskan lagi, pendidikan di STPD Kementrian Perhubungan tersebut menerapkan pola ikatan dinas terhadap siswanya, sama halnya dengan sekolah-sekolah yang dikelola kementerian lainnya, seperti STPDN yang di naungi Kementerian Dalam Negeri. (rilis humas pdgpjg)

BAGIKAN