UMSB Pengabdian Masyarakat Penjernihan Air di Pasie Nan Tigo

oleh -372 views
Masyarakat Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah mendapatkan pelatihan penjernihan air oleh dosen dan mahasiswa UMSB.(foto: is)

Padang,—Sebagai kepedulian terhadap lingkungan sekitar kampus, dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), prioritaskan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah – Kota Padang.

Persoalan air yang ada di masyarakat tepi pantai Pasie Nan Tigo mendapatkan perhatian karena pada dasarnya kawasan tersebut merupakan tanah rawa (gambut), dan air sumurnya berwarna kekuningan.

Kegiatan dengan nama program Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus (PKMS) yang bekerjasama dengan Kemenristek Dikti ini difokuskan di RT 001/RW 013 Kelurahan Pasie Nan Tigo, diketuai doktor Femi Earneslty, dengan anggota Helga Yermadona.

Kemudian melibatkan mahasiswa dari Fakultas Teknik, diantaranya Hasnah Wita, Juhdi Sauki Akbar, Muhammad Rifqi Aditya, Chendra Amigo dan Syahri Ramadhan.

Warga mendapatkan pelatihan mengenai penjernihan air, Jumat (19/7) bertempat di kampus UMSB Pasie Nan Tigo. Selesai diberikan teori, warga langsung melihat praktek penjernihan air yang sudah disiapkan.

“Penjernihan air dilakukan secara buatan, sehingga masyarakat mendapatkan air yang sesuai dengan standar baku mutu air berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017,” ujar doktor Femi.

Selama ini masyarakat, lanjutnya, menjernihkan air pakai kerikil sama pasir saja, sementara yang buatan, ada bahan lain seperti ijuik, tawas, batu kapur dan kaporit.

Ada tiga parameter baku mutu yang harus dipenuhi, fisik, biologi dan kimia. Mulai dari persoalan warna, bau, rasa, E. coli (bakteri), pH, dan adanya kandungan logam-logam dalam air. “Dengan memperhatikan parameter itu, akan didapatkan air yang sesuai dengan standar baku mutu,” imbuhnya.

Puluhan warga yang kebanyakan ibu-ibu, sangat antusias mengikuti pelatihan penjernihan air tersebut. Mereka berharap lebih banyak lagi pengabdian masyarakat yang dilakukan UMSB di daerah Pasie Nan Tigo. (rilis: umsb/is)