Kisruh antara gubernur Irwan Prayitno dengan Wako Padang Panjang, sebenarnya sangat disayangkan terjadi. Malah hal ini ikut merembet pada kebutuhan Pemko Padang Panjang dalam membentuk tim Panitia Seleksi (Pansel) calon sekretaris daerah Kota Padang Panjang.Selama enam bulan terakhir sejak bulan Mai 2017, sudah beberapa kali pihak Pemko Padang Panjang mengajukan surat permintaan anggota tim Pansel dari provinsi. Namun hingga bulan ke enam di november ini, gubernur tak kunjung merealisasikannya.
Ketika hal tersebut bergulir sampai ke Menteri Pendayaan Aparatur Negara (MenPAN) Asman Abnur, Jumat (13/10) lalu, MenPAN mengaku kaget atas sikap Irwan Prayitno.“Itu sudah tidak benar. Jika ada persoalan pribadi jangan sampai dikaitkan ke persoalan Pansel Sekda. Nanti jika ada kesempatan akan saya ingatkan gubernur,”ujar MenPAN dikutip dari rilis Pemkab ini.
Sejumlah Pamong senior yang sempat dimintai tanggapannya, sangat menyesalkan sikap gubernur Irwan Prayitno, apalagi atas beredarnya SP 1 ke redaksi surat kabar.“Gubernur harusnya bisa menciptakan kondisi yang stabil dan kondusif, tapi kok malah sebaliknya membuat situasi jadi gaduh.” sesal salah seorang mantan sekda mengomentari.
Lain lagi yang disampaikan sejumlah pengamat politik Kota Padang Panjang. Ada dugaan gubernur Sumbar ikut terseret dalam kancah politik menjelang Pilkada Kota Padang Panjang yang akan dilansungkan Juni tahun 2018 nanti.“Kami khawatir Pak Gubernur dimanfaatkan oleh lawan politik untuk menurunkan kredibilitas Pak Hendri Arnis dengan keluarnya SP1 gubernur yang langsung dimuat di surat kabar tersebut,” sebut sejumlah pengamat politik lokal Padang Panjang khawatir.Ditempat terpisah, Asisten administrasi Umum Setdako Padang Panjang, juga menyesalkan sikap gubernur yang tetap memberangkatkan Kepala Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Kota Panjang, Maini, untuk pergi umroh atas hadiah dari gubernur. Padahal Maini selaku ASN Pemko Padang Panjang belum mendapat izin dari Walikota.“Dalam hal ini Walikota Padang Panjang akan membuat surat teguran terhadap Kadisdukcapil tersebut,” ujar Asisiten III Setdako Padang Panjang. – ( *dikutip dari rilis humas-protokoler)
Editor : Adrian Tuswandi, SH