limbago nan samo dituang,nan elok samo dipakai
nan buruak samo dibuang.Anak-anak kato manggaduah,
sabab manuruik sakandak hati,kabuik tarang hujanlah taduah,
nan hilang patuik dicari."Semua hal tersebut diatas perlu kita renungkan bersama, banyak hal yang mesti kita kerjakan bersama untuk mewujudkan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD 2021-2024) Mewujudkan Sumatera Barat yang Madani, Unggul Berkelanjutan. Kita berharap Peringatan Hari Jadi Sumatera Barat Sumatera Barat ke-77 tahun 2022 ini, menjadi momentum kebangkitan Sumatera Barat untuk mengejar ketertinggalan dan kemajuan provinsi lainnya," ulas Supardi ketika memimpin paripurna istimewa.
Sukardi juga berharap, peringatan Hari Jadi Sumatera Barat kali ini hendaknya menjadi inspirasi, motivasi dan inovasi dalam memajukan pembangunan Sumatera Barat dengan mengedepankan semangat kebersamaan, gotong royong dan potensi lainnya yang merupakan ciri khas masyarakat Sumatera Barat.
Pada kesempatan tersebut, guna melihat Sumatera Barat dengan segala permasalahan dan potensinya saat ini, maka pada kesempatan ketua DPRD Sumbar juga meminta selayang pandang dan sambutan dari tokoh masyarakat terhadap perspektif Sumatera Barat ke depan. Dr. Drs. H. Muhammad Yusuf kalla, urang sumando masyarakat Sumatera Barat yang sudah malang melintang sebagai salah seorang sosok pebisnis sukses dan dikenal dekat dengan orang Minang, telah banyak kiprahnya ditingkat nasional maupun internasional. Beliau nanti akan memberikan pandangan terkait dengan “Etos Dagang Orang Minang” dengan melihat filosofi dagang orang minang dulu dan sekarang, karena dari dulu sampai sekarang orang minang tetap bisa menjadikan perdagangan sebagai mata pencaharian.
Prof. Dr. Asvi Warman Adam, seorang profesor dibidang sejarah dan sosial politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).Urang awak yang berhasil meraih gelar doktornya dibidang seajarah di Ecole des Hautes Etudes en Science Sociales (EHESS) Paris, beliau akan memberikan pandangannya terkait kultur tradisi politikus Minangkabau memerdekan Indonesia sehingga masyarakat Minang tidak terjebak dengan memori masa lalu namun menjadikan memori tersebut menjadi kekuatan utuk perubahan lebih baik di masa depan. untuk itu kepada para tokoh masyarakat yang bersangkutan.
Selain memberikan apresiasi pada DPRD dan Provinsi Sumatera Barat,
Yusuf Kalla juga membuka secara resmi kuliner rakyat di halaman Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat dan nanti bersama-sama marilah kita nikmati sebagai salah satu bentuk syukur perayaan hari jadi Sumatera Barat.Sebelum menutup secara resmi sidang paripurna istimewa, ketua DPRD Sumbar juga membaca pantun, Menanam padi pergi ke sawah
Jangan lupa cangkul dan asahannyaAndai ada tutur kata yang salah
Editor : Adrian Tuswandi, SH