Jadi, tidak mengherankan bahwa masyarakat puas kepada kepemimpinan MA-EM ini hanya karena melihat pada aspek pembangunan fisik secara umum, tapi tidak mengetahui ada persoalan lain yang lebih penting di Kota Padang yang belum mampu diselesaikan.Bahkan pujian terhadap keberhasilan penataan Pantai Padang juga terlalu dibesar-besarkan sehingga masyarakat pun lupa bahwa ada aspek lain yang perlu disorot.
Di sinilah letak bias penilaian masyarakat yang tentunya perlu diluruskan terhadap ukuran keberhasilan pembangunan di Kota Padang.Indikator lain yang juga menjadi indikator keberhasilan MA-EM dan cenderung mulai dilupakan masyarakat adalah menyangkut janji kampanye keduacpasangan ini. Bahkan hingga menjelang pemilihan walikota tahun depan masih belum banyak janji ini yang ditunaikan.Paling tidak ada 10 program prioritas dan utama yang dijanjikan kepada warga Kota Padang. Di antaranya pembangunan terminal kota, betonisasicjalan lingkungan, pemberian santunan bagi warga kota yang meninggal dunia dan bedah rumah. Namun, hingga menjelang Pilkada tahun mendatang di antara program yang dilaksanakan tersebut belum sesuai dengan target janji yang harus direalisasikan.Dengan mengkritisi hal ini secara tidak langsung kita sedang menyadarkan rakyat terkait dengan bagaimana mereka seharusnya menilai kinerja pemimpin Kota Padang. ***(dikutip opini Padeks 6/6)
Editor : Adrian Tuswandi, SH