Usai Retret, Dimana Nasionalisme dan Kebangsaan PWI

Peserta Retret Bela Negara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengikuti pembekalan di Aula Bela Negara Puskom Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, Rumpin, Bogor, Januari 2026. (Foto: Ist)
Peserta Retret Bela Negara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengikuti pembekalan di Aula Bela Negara Puskom Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, Rumpin, Bogor, Januari 2026. (Foto: Ist)

Oleh: Muhammad Sarwani, Peserta Retret PWI Bela Negara, Wakil Ketua Departemen Ekuin PWI Pusat

“Pagiiii !” teriak Komandan Latihan Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kolonel Inf Sunardi Istanto di hadapan 163 anggota organisasi wartawan tertua dan terbesar yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air di Aula Bela Negara Pusat Kompetensi Bela Negara (Puskombelneg) Kementerian Pertahanan, Rumpin, Bogor, 29 Januari 2026.

Yel yel itu spontan disambut peserta retret PWI dengan volume suara yang semakin meninggi di teriakan berikutnya.

“Pagi!”

“Pagi!“

“Pagi!”

“PWI Luar Biasa!”

Usai yel yel peserta retret PWI, Kolonel Inf Istanto menoleh ke arah bendera Merah Putih yang tertancap di tiang di atas podium Aula Bela Negara. “Bendera Merah Putih tidak bergerak, masih diam begitu,” ujarnya.

“Coba ulangi sekali lagi”

Yel yel ‘Pagi’ kembali digaungkan di ruang seluas sekitar 20 m2X 35 m, namun bendera Merah Putih bergeming. Ia tetap dalam posisi terjuntai diam.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini