Otoritas Bundo Kanduang atas Tanah Ulayat, Simbol atau Marwah?

Infografis.
Infografis.

Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi merupakan momentum strategis untuk merajut kebersamaan, menggali kembali nilai-nilai adat

yang mulai tergerus oleh zaman, serta merumuskan langkah-langkah nyata dalam memperkuat peran suku Piliang di tengah dinamika kehidupan modern.

Melalui diskusi budaya ini, diharapkan akan lahir berbagai pemikiran, gagasan, dan rekomendasi yang dapat dijadikan landasan untuk memperkuat eksistensi suku Piliang dalam berbagai aspek kehidupan, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun kebudayaan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi generasi mudauntuk lebih memahami akar budaya mereka, sehingga dapat menjadi generasi penerus yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai adat dan agama dalammenghadapi tantangan globalisasi.

Kegiatan Halal Bihalal dan Halaqah Kebudayaan Pasukuan Piliang merupakan acara tahunan yang dilaksanakan setiap habis lebaran idul fitri selain ajang silaturahmi bagi seluruh anggota pasukuan, baik yang berada di kampungmaupun di perantauan, juga bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat identitas adat, serta meneguhkan kembali nilai-nilai kebersamaan yang telah diwariskan oleh leluhur.

Momentum Halal Bihalal ini tidakhanya menjadi sarana untuk saling bermaafan setelah Idulfitri, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam menjaga solidaritas dan keharmonisan dalam lingkungan pasukuan.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan seluruh anggota Pasukuan Pili,khususnya generasi muda, semakin memahami pentingnya menjaga adat dan budaya di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini diisi dengan Diskusi Kebudayaan bersama Prof. Dr. Ir. Raudha Thaib, M.P /Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib. Pewaris Keturunan Langsung Raja Pagaruyung sekaligus ketua Bundo Kanduang Diaspora Minangkabau se Dunia.

Halal bi halal serta diskusi budaya akan berlansung pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 09.00 WIB sampai selesai bertempat di sekretariat IKPP, Lapau Kopi Kapatang Heler Magek Jaya Simpang Tigo Magek, Kec. kamang Magek Kab Agam.

Menghadirkan para Ninik Mamak, cendekiawan, dan tokoh muda untuk berdiskusi mengenai peran Pasukuan Piliang dalam perkembangan masyarakat Minangkabau.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini