Menurutnya, program itu tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah.
“Perputaran uang dari MBG di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp10 sampai Rp12 triliun. Sekitar 86 persen dinikmati masyarakat sekitar sekolah dan pelaku UMKM,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.
Di sektor infrastruktur, Andre menjelaskan pemerintah terus memperkuat pembangunan di Sumatera Barat, termasuk rencana pembangunan jalan tol Sicincin–Bukittinggi yang ditargetkan mulai Oktober 2026.
Ia juga menyebut upaya pengaktifan kembali jalur kereta api yang selama ini belum optimal akibat keterbatasan standar rel lama.
Selain itu, Andre menyinggung percepatan pembangunan 40 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Batang Anai, Padang Pariaman.
“Kita tidak boleh melihat ini sebagai urusan politik. Ini soal kemanusiaan yang harus menjadi prioritas,” ujarnya.Andre mengajak mahasiswa Unand menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan.
“Kampus adalah tempat intelektual. Kritiklah dengan data dan fakta. Kami tidak antikritik,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar kritik tetap disampaikan secara beradab dan etis.
Mahasiswa Minta Evaluasi Implementasi
Sementara itu, Presiden Mahasiswa KM Unand, Shabbarin Syakur, menegaskan kritik yang disampaikan mahasiswa merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dan disusun berdasarkan kajian lapangan.
Editor : Editor