Semwntara itu, Devi Diani dari Khazanah.com mengatakan bahwa hambatan kepemimpinn perempuan itu berlapis, baik secara struktural maupun secara kultural.
"Saya bukan tidak mau maju sebagai ketua, namun masalahnya saya juga tergabung dengan organisasi lain yang tidak membolehkan saya rangkap jabatan, ini salah satu yang saya sebut hambatan struktural. Memang aturannya yang membatasi" jelas Devi Diani yang sebelumnya menjadi kandidat kuat. Hal senada juga dikatakan oleh Mona Siska yang saat ini juga menjabar sebagai salah seorang komisioner KI.
Yunisma yang juga diusulkan sebagai ketua menolak dengan alasan domestik dan beban ganda kerja yang membuatnya susha mempertanggungjawabkan amanah.
Namun demikian, Ka'bati yakin bahwa calon-calon yang kuat sebenarnya masih banyak, tapi perlu dorongan kuat dan saling menguatkan sehingga mereka muncul dengan penuh percaya diri."Kami akan terus berusaha menyiapkan kader pemimpin perempuan yang tangguh untuk memimpin organisasi ini. Saya yakin ada, hanya butuh komitmen bersama dan kelapangan hati untuk saling menguatkan. Tanpa itu susah bagi perempuan maju sebagai pemimpin karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa beban ganda perempuan itu nyata," ujarnya menutup pembicaraan. (***)
Editor : Editor

