Dony Oskaria Beberkan Tiga Pilar Transformasi Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memaparkan tiga pilar transformasi ekonomi nasional, dalam sebuah podcast yang tayang Rabu (10/6/2026). (Foto:  podcast bukan kaleng kaleng)
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memaparkan tiga pilar transformasi ekonomi nasional, dalam sebuah podcast yang tayang Rabu (10/6/2026). (Foto: podcast bukan kaleng kaleng)

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah mengembangkan energi baru dan terbarukan, memperluas program biodiesel B50, meningkatkan kapasitas cadangan BBM nasional, serta melakukan eksplorasi sumber energi baru.

“Kalau sebuah negara ingin berdaulat dan menjadi negara maju, maka harus memiliki ketahanan energi. Karena itu kita mengembangkan energi baru terbarukan, menambah storage BBM, melakukan eksplorasi cadangan energi baru, dan menjalankan program B50 untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi,” ujar Dony.

Pemerintah juga mendorong pengembangan jaringan distribusi gas rumah tangga sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Pilar ketiga yang dinilai paling menentukan adalah penguatan sumber daya manusia. Menurut Dony, Presiden Prabowo Subianto menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama karena negara maju hanya dapat dibangun oleh masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif.

Ia menyoroti angka stunting nasional yang masih berada di kisaran 22 persen sebagai tantangan besar yang harus segera diatasi.

“Semua negara yang maju dan berkelanjutan itu memiliki sumber daya manusia yang kuat dan cerdas. Karena itu pemerintah melihat persoalan stunting sebagai isu yang sangat mendasar. Saat ini angka stunting kita masih sekitar 22 persen. Ini tantangan besar yang harus kita selesaikan,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat kualitas generasi masa depan.

“Tujuan utama MBG adalah memastikan anak-anak Indonesia memperoleh gizi yang cukup, memiliki tingkat kecerdasan yang lebih baik, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga membangun sekitar 200 Sekolah Rakyat, mengembangkan Sekolah Unggulan, serta mendistribusikan smart board ke berbagai sekolah guna meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Dony juga menanggapi berbagai persepsi publik terkait defisit APBN yang melebar pada kuartal pertama 2026.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner JPS - BolaBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini