1. Faktor diri sendiri : Akibat dari kemajuan teknologi, dapat membuat seseorang menerima informasi mentah tanpa memfilter.
Ketidakmampuan membedakan yang baik dan buruk dapat memicu perdebatan di media sosial, di mana perang komentar sering kali berisi ujaran kebencian.
Dapat dilihat dari bagaimana banyak masyarakat yang sudah lebih dulu mengunggah komentar kebencian, tanpa melihat situasi politik dan masyarakat, sehingga banyak unggahan komentar yang menambah kericuhan di masyarakat.
2. Pengungkapan emosi : Ujaran kebencian kerap menjadi cara seseorang mengekspresikan emosi negatif yang tak bisa disampaikan di kehidupan nyata. Maka dari itu, media sosial digunakan sebagai sarana melampiaskan perasaan dengan kata-kata kasar dan hinaan.
3. Kurangnya pengetahuan : Ketidaktahuan masyarakat akan sanksi hukum atas ujaran kebencian sering kali menjadi penyebab banyaknya korban. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai konsekuensi dari tindakan ini.
Dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang mengunggah kebencian dalam komentar seperti hinaan dan penistaan yang melewati batas menjadi bukti bahwa kurangnya pengetahuan masyarakat akan adanay undang-undang yang mengatur etika bermedia sosial.4. Ekonomi : Hal ini tentu bukanlah hal yang tabu lagi untuk didengar, banyak orang yang tidak peduli dengan literasi. Ditambah dengan tekanan ekonomi seperti pengangguran atau kebutuhan hidup dapat mendorong seseorang terlibat dalam ujaran kebencian, bahkan ketika mereka dibayar atau diperintahkan oleh pihak lain.
Dapat dilihat bahwa peran mantan pesiden ke-7 RI selama masa jabatannya merupakan peran paling berpengaruh dalam kehidupan negara salah satunya dalam konteks ekonomi.
Naik-turunnya ekonomi yang berdampak baik dan buruk bagi masyarakat menjadikan posisi mantan presiden ke-7 RI sebagai sasaran masyarakat, sebab bagi masyarakat tekanan ekonomi bergantung pada pemimpin negara.
5. Lingkungan : Lingkungan sosial sangat mempengaruhi perilaku individu. Lingkungan yang tidak sehat dapat mendorong seseorang terlibat dalam tindakan ujaran kebencian. Penting untuk memilih lingkungan yang positif.
Editor : Editor