Segeh luar biasa nagari tersebut nanti. Apa yang ia lakukan bukan untuk ria, namun kecintaan pada kampung halaman semata. Kalau untuk kesenangan hati, ia sudah punya banyak hal.
Orang Minang berpasal, satinggi-tinggi tabang bangau, suruiknyo ka kubangan juo. Sang ketua kelas yang dulu jalan kaki ke Tabek Patah itu kini pulang.
Membawa sekolah, membawa hadiah, rimba jadi taman hutan nan rancak. Membawa roda ekonomi. Berputarlah. Itulah efek domino SR. (***) Editor : Editor


