Danantara juga tak berhenti di pembenahan. Lembaga ini bergerak ke hilirisasi. Dua kali groundbreaking, 6 Februari dan 29 April 2026, total 26 proyek. Batu bara jadi DME. Tembaga, emas, garam industri, smelter alumina. Puluhan ribu lapangan kerja tercipta.
Dan, ada anak baru yang langsung berlari, yaitu PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Baru beroperasi 1 Juni 2026. Dalam 2 bulan 13 hari, DSI mengelola devisa ekspor 14 miliar dolar AS dari tiga komoditas saja.
Lebih 6.500 transaksi dipantau. Potensi tambahan 5 miliar dolar ditemukan. Sebentar lagi jangkauannya meluas ke 50 pelabuhan di 25 provinsi.
Presiden menutup dengan satu kalimat yang menjadi ruh semuanya. Kekayaan Indonesia tidak boleh memperkaya segelintir orang dan meninggalkan rakyatnya sendiri hidup susah. (***) Editor : Editor



