Apabila seluruh tahapan perencanaan dan lelang berjalan lancar, pelaksanaan pengerjaan fisik penanggulangan banjir di Rawang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027.
Mendapat kepastian tenggat waktu tersebut, Rachmad Wijaya menyambut positif langkah yang diambil Balai Cipta Karya Sumbar.
Menurutnya, penanganan banjir harus didasari kajian teknis yang matang agar menghasilkan solusi jangka panjang dan tidak sekadar penanganan sementara.
“Prinsipnya kita tidak ingin pembangunan asal jadi. Harus ada kajian dan perencanaan yang matang sehingga infrastruktur yang dibangun benar-benar menyelesaikan persoalan masyarakat,” tegas Rachmad.
Selain isu banjir, Rachmad juga mencatat berbagai masukan lain dari warga Rawang untuk diperjuangkan di tingkat DPRD Kota Padang maupun dikawal hingga ke pemerintah pusat.Ia berkomitmen untuk terus mengawal janji pembangunan ini sampai benar-benar tuntas di lapangan dan warga Rawang terbebas dari ancaman banjir. (***)
Editor : Editor
