Karena itu, MDMC 4.0 bukan semata-mata cerita tentang teknologi atau organisasi masa depan. Ia adalah gagasan tentang bagaimana iman, ilmu, jaringan sosial, profesionalisme dan kepercayaan publik dipertemukan dalam satu gerakan kemanusiaan.
Jika itu berhasil diwujudkan, maka Muhammadiyah tidak hanya menjadi organisasi yang hadir ketika bencana terjadi.
Lebih dari itu, Muhammadiyah dapat menjadi salah satu kekuatan masyarakat sipil yang membantu Indonesia bersiap sebelum bencana, hadir ketika bencana datang, dan mendampingi masyarakat sampai kehidupan kembali pulih.
Dan di situlah sesungguhnya makna sebuah jejaring:bukan sekadar banyak orang yang terhubung, tetapi banyak kekuatan yang mampu bergerak bersama ketika kemanusiaan membutuhkan. (***)
Editor : Editor