Organisasi tersebut menegaskan bahwa besarnya dampak bencana tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca, tetapi juga kondisi hutan, sungai, kawasan hulu, aktivitas ekstraktif, serta kebijakan tata ruang.
“Jika pemerintah terus menganggap ini hanya bencana alam, maka akar persoalan tidak akan pernah diselesaikan. Ancaman galodo akan tetap ada di daerah lain, sementara upaya mitigasi yang dilakukan tidak menyentuh sumber masalahnya,” tegas Tommy Adam. (***) Editor : Editor